TP.BANTEN – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir dan kelompok tani tambak, PLN Indonesia Power melalui UBP Banten 3 Lontar melakukan normalisasi aliran muara sungai di kawasan tambak warga Desa Karanganyar, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi dampak cuaca ekstrem sekaligus mengatasi pendangkalan sungai yang selama ini menjadi kendala utama bagi produktivitas budidaya ikan masyarakat setempat.
Program normalisasi berlangsung selama 15 hari dengan melibatkan satu unit alat berat jenis ekskavator PC 200. Selain itu, tim UBP Lontar juga melakukan monitoring dan evaluasi secara rutin guna memastikan proses pengerukan sedimentasi berjalan optimal.
Adapun proyek normalisasi mencakup aliran sungai sepanjang kurang lebih 2 kilometer yang melintasi dan berbatasan langsung dengan area pertambakan milik warga Desa Karanganyar.
Pendangkalan sungai yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir dinilai menghambat sirkulasi air, memperlambat akses logistik petambak, hingga meningkatkan risiko gangguan budidaya ikan saat cuaca tidak menentu.
Senior Manager UBP Lontar, Ria Indrawan, mengatakan bahwa normalisasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung keberlangsungan ekonomi masyarakat pesisir.
“Kami memahami bahwa kelancaran aliran air adalah urat nadi bagi keberlangsungan budidaya ikan warga. Normalisasi ini bertujuan agar kegiatan budidaya ikan para petani tambak tidak terhalang oleh faktor alam atau apa pun cuaca yang terjadi, baik di musim kemarau maupun musim penghujan,” ujarnya.
Melalui pengerukan sedimentasi tersebut, kapasitas tampung dan kelancaran aliran air di kawasan tambak diharapkan kembali optimal. Dengan kondisi sungai yang lebih baik, risiko luapan air saat hujan deras maupun kekurangan pasokan air asin dan tawar saat musim kemarau dapat diminimalisasi.
Upaya ini juga diharapkan mampu mendukung aktivitas budidaya ikan masyarakat, mulai dari proses tebar benih hingga panen, sehingga hasil produksi para petambak menjadi lebih stabil dan berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, UBP Lontar turut berkoordinasi dengan tokoh masyarakat serta aparat Desa Karanganyar untuk memastikan proses pengerjaan berjalan aman, kondusif, dan meminimalisasi dampak terhadap aktivitas warga selama proyek berlangsung.
Normalisasi aliran sungai ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara perusahaan dan masyarakat dalam menghadapi tantangan perubahan cuaca ekstrem sekaligus menjaga ketahanan ekonomi sektor perikanan tambak di wilayah pesisir Kabupaten Tangerang.
Zm

